
Cerita dewasa ini terjadi saat aku dulu masih kuliah PTS di Jawa Tengah, aku bukan asli orang jawa jadi aku disini ngekos dengan teman diberbagai daerah, awal ceritanya saat liburan sekolah temanku yang bernaman herman asal lumajang mengajka adiknya untuk berlibur di kota Jawa, sebut saja namanya Rika.
Sore itu aku berkesempatan ngobrol
dengannya, yahh rada susah juga ngobrol dengan anak SMU sedangkan aku yg
sudah kuliah ini tapi ya sudah asal ku bisa melihat Rika dari dekat…
maksudku adalah, aku ingin mengingat wajah dan keindahan tubuhnya
sehingga malam nanti aku bisa onani.
Tapi ternyata gayung bersambut, Rika
sangat antusias dengan obrolan basi yg aku suguhkan shg aku pun segera
berniat utk melakukan kontak fisik dengannya. Aku mulai dengan mencubit
lengannya dan ngelitikin pinggangnya.
Wahh semakin ku sentuh kulitnya,
semakin keras pula otongku jadinya Rasanya ingin segera ku kocok burung
kekarku ini… tapi sudahlah ku tahan dulu orang sabar banyak rejeki
kata orang2
Setelah puas meng-grepe2 Rika lalu
kita pun bubar, dia kembali ke kamar temanku itu bersama kakaknya
sementara aku pun kembali ke kamarku. Ahhhh… bikin tugas rada males,
maklumlah hari ini hari jumat… besok sajalah pikirku.
Lalu aku pun menyalakan laptopku dan
segera bermain-main dengan Photoshop iseng saja aku meng-edit foto2
aku dan anak2 kost walaupun kita laki2 tulen dan suka berkunjung ke
panti pijat plus plus, tapi aku dan anak2 memang suka foto2.. no nude
loh tapinya.
Tanpa terasa malam telah tiba dan
ketika aku lagi asik2nya meng-edit foto anak2, tiba2 ku dengar pintu
kamarku ada yg mengetuk… lalu ada yg manggil, “mas… lagi di kamar ga?”
terdengar suara lembut bertanya
“wah, siapa nih yg nyariin..”
pikirku. Kubuka pintu dan berdiri Rika didepan kamarku, dia mengenakan
celana pendek ketat dgn tanktop tanpa bh.
Terlihat sembulan payudaranya yg
tidak begitu besar (maklum masih smu), dan kulihat betapa mulus kulit
putihnya, lehernya dan punggungnya…”masuk masuk…” kataku dengan cepat
pikiranku langsung mesum,
“wah kesempatan nih” kataku dalam hati.
“lagi ngapain mas, kok ngga jalan2
sama anak2 yg lain?” Rika bertanya. “ahh ngga, lagi males aja keluar
kost-an… aku lagi isengin foto anak2, mau lihat?” kataku. “liat dong
mas” katanya begitu antusias.
Aku pun segera duduk di depan
laptopku, dan menunjukkan hasil foto anak2 yg sudah ku isengin.. dia pun
tertawa melihat foto2 hasil keisenganku itu. lalu ku suruh dia duduk
jadi biar aku saja yg berdiri (aku cuma punya 1 kursi di kamarku).
Tanpa kuduga Rika malah berkata,
“aku dipangku mas aja deh, biar sama2 bisa duduk.” “ok boleh juga,”
kataku semangat. Ketika pantatnya duduk di pahaku.. ahhhhhh enak sekali
rasanya… burungku segera mengeras,
Dan diapun merasakan itu walaupun
dia tidak bilang apa2 ” ‘dek bangun sebentar deh” kataku (maklum posisi
burungku yg rada kejepit) lalu ku betulkan posisi burungku yg sudah
menggeliat itu, lalu dia pun ku pangku lagi.
Sekarang pas sekali posisi burungku
berada di belahan pantatnya dia. Dari belakang dia ku ajari berbagai
trik photoshop. setiap kali ku berbicara, aku bisikkan trik2nya ke
kupingnya dia sehingga aku bisa mencium bau wangi badannya
Dan setelah beberapa menit,
kuberanikan diri utk memeluk dirinya dari belakang, dan melihat Rika yg
tidak menolak, aku lalu memberanikan diri utk merayunya ” kamu kok
wangi sekali ‘dik?” kataku sambil mencium leher dan pipinya.
Dia hanya tersenyum malu dan tidak
menjawab. Lalu ketika dia menengok ke arah ku, aku pun dengan segera
melumat bibirnya yg mungil dan berwarna pink itu… ohhh nikmat sekali
bibir Rika ini. begitu lembut dan begitu mungil .
Sambil mencium bibirnya, tanganku
segera meremas-remas payudaranya yg baru mulai tumbuh itu kurasakan
burungku sudah keras sekali, dan dengan segera tubuh Rika segera ku
goyang2kan maju dan mundur shg aku bisa merasakan gesekan nikmat di
burungku ini setelah itu ku buka tanktop.
Kulihat betapa ranum badan Rika ini…
kulit putihnya smakin membuat nafsuku menggila… lalu kubuka celana
pendek ketatnya itu dan kulihat vaginanya yg berwarna pink tanpa
ditumbuhi sehelai rambut pun wahhhhhhhhhhhhhhh.
Setelah kuciumi seluruh badannya,
aku pun langsung menciumi lubang kenikmatan itu dan kulihat Rika menutup
mata dan menggeliat keenakan… “enak dik?” tanyaku.
“enak banget mas.” sahutnya singkat. Setelah menciumi vaginanya, aku pun segera mengambil posisi..
ku tindih badannya dan kulumat kembali bibirnya sementara tangan kananku memegang burungku yg sudah berada di depan vaginanya.
Sambil terus kucium, kumasukkan
burungku perlahan-lahan walaupun V-nya sudah basah, namun palkon ku yg
rada besar ini mengalami kesulitan utk masuk ke dalam kupaksa sedikit,
lalu… “awwww… sakit mas…” katanya sembari meringis kesakitan
“iya gapapa, sakit sedikit sekarang
tapi nanti enak kok dik” kataku sembari terus kusodok ke dalam vaginanya
dan ku goyang maju mundur .
Ohhhhhh enak sekali vaginanya Rika ini… begitu ketat dan hangat, belum pernah kurasakan vagina seperti ini sebelumnya
Akhirnya burungku bisa masuk
seluruhnya kedalam vaginanya dan Rika juga tidak lagi berkata sakit.
sambil kutindih dan kupeluk tubuhnya, kucium bibirnya dan terus ku
gerakkan burungku keluar masuk vaginanya…… rada2 susah bagi burungku utk
gerak maju mundur karena vagina Rika ini masih ketat sekali rasanya,
dan nikmatnya bener2 tidak ketulungan
Entah Rika klimaks atau tidak, tapi
yg jelas aku sudah tidak tahan ingin ngecrot yg sebanyak-banyaknya
karena tidak terasa sudah 15 menit lebih kami bercinta… kulihat ke arah
vaginanya, dan kulihat ada sedikit darah di burungku dan di sprei kasur…
“pasti darah keperawanannya” pikirku.
“dik, mau udahan apa terus?” tanyaku. “terserah mas aja deh ” katanya ya sudah, aku memutuskan utk ngecrot saja sebentar lagi.
Aku pun mempercepat gerakan maju
mundurku sehingga aku bisa ngecrot “dik, kamu udah pernah mens belum?”
tanyaku. “udah mas.” jawabnya sambil kembali menutup mata dan menggigit
bibirku lagi… “wah, bisa hamil nih kalo di keluarin di dalem” pikirku.
Maksudku utk mengambil kondom
sebelum aku ngecrot ternyata tidak kesampean sebab tiba2 …
CROOOOOOOOOOOTTTTT… CROOTTTT CROTTTTT… . ahhhhhhhhhhh… CROTT CROT .
Spermaku menyembur dengan ganasnya
di dalam vagina Rika… kulihat ada kenikmatan diwajah Rika dan kurasakan
hangatnya vagina Rika setelah kusembur dgn spermaku .
“Enak dik?” tanyaku. “enak bgt mas…”
katanya sembari tersenyum malu. Lalu kupeluk tubuhnya dgn erat dan
kucium bibirnya kembali. Lelah sekali rasanya dan bbrp menit setelah
klimaks, kami berdua masih berpelukan ditempat tidur . uuhhhh . lemas
sekali, belum pernah aku bercinta sampai selemas ini sebelumnya.
Sepintas ada kecemasan dlm pikiranku, “wah bagaimana kalo nanti Rika hamil nih?” tanyaku dalam hati .
Namun kecemasan itu tidak
berlangsung lama karena Rika menciumku dengan lembut dan perasaan enak,
puas, dan nafsu yg terpuaskan semuanya tercampur jadi satu dalam ciuman
itu.
“dik, jangan bilang sama kakak kamu
ya mas bisa dimarahin nanti.” pintaku. “iya mas, aku ngga bilang sama
siapa2.” katanya dgn cepat. setelah beberapa menit, kucabut burungku yg
masih berada dalam vaginanya, lalu aku berdiri di samping tempat tidur,
sementara Rika masih dalam posisi berbaring, lalu ku dekatkan burungku
ke mulutnya dia terlihat bingung,
“Oh iya aku lupa, Rika masih SMU”
kataku dalam hati “dik, emutin burung mas yah, mau kan? enak kok
rasanya tapi jangan digigit yah!” pintaku.
Tanpa banyak protes, dia pun
langsung mengulum burungku dengan lahapnya. Setelah beberapa menit,
“udah dik.. udah cukup.” kataku. setelah kulihat jam, aku baru menyadari
bahwa sebentar lagi anak2 bakal balik ke kost-an. harus cepet2 pake
baju nih, kalo ketauan bisa gawat
Kami pun segera mengenakan baju
masing2 dan lalu berpelukan sambil nonton tv. tidak lama setelah itu
terdengar suara2 brisik anak2 yg sudah kembali dari jalan2 “Nyet, gw
bawain nasi goreng nih blm makan kan lo?” salah satu temanku berkata
dari teras lantai 2 kost-an kami
Aku dan Rika pun segera bangun dan
keluar kamar sambil menyambut mereka yg baru balik jalan2 tidak ada
kecurigaan dari mereka yg melihat kami berdua keluar dari kamar dengan
wajah sedikit lelah.

jangan segan2 berkunjung kembaLi ya sobat
EmoticonEmoticon